Informasi terkini kesehatan dan kecantikan alami serta tren fashion remaja wanita Indonesia.

6 Tips Memilih Alat Kontrasepsi Aman

6 Tips Memilih Alat Kontrasepsi Aman adalah salah satu artikel tentang ruang kesehatan dan fashion bagi bunda dan remaja putri. Posting 4:13:00 AM oleh Muhammad Ihsan.

Memilih alat kontrasepsi aman itu penting. Salah satu tujuannya adalah agar dapat terhindar dari kehamilan dan memiliki momongan lagi. Pemilihan yang tepat juga akan berimbas pada kesehatan kedua belah pihak, khususnya wanita jika dia memakai alat KB tersebut. Kali ini, kami akan merangkum dampak penggunaan alat kontrasepsi untuk mempermudah dalam memilihnya. Simak.

Inilah 6 tips memilih alat kontrasepsi aman dan efektif

Tips Memilih Alat Kontrasepsi Aman

Pertama, KB suntik untuk jangka panjang

Salah satu jenis KB yang sering dilakukan adalah KB suntik. Kontrasepsi jenis ini biasanya memiliki efek samping berupa nyeri pada payudara, menstruasi yang tidak teratur, perubahan mood, sakit kepala, dan penambahan berat badan. KB ini masuk dalam kategori kontrasepsi hormonal dan lebih mudah karena tidak perlu ribet melakukannya setiap hari. Ada yang bisa bertahan 8 minggu, ada juga yang 12 minggu. Baiknya, metode ini dapat mencegah terjadinya kanker rahim dan PID atau radang panggul. Namun, pemulihan kesuburan pasca suntikan akan membutuhkan waktu sekitar 1 tahun.

Kedua, kontrasepsi implan

Efek samping dari implan adalah perubahan mood, jerawat, mual, sakit kepala, nyeri payudara, hingga menurunnya gairah seks. Ini merupakan salah satu alat kontrasepsi yang bisa digunakan dalam jangka panjang. Baiknya, alat kontrasepsi jenis ini bisa digunakan untuk wanita yang tidak cocok dengan jenis KB hormonal. Implan pun mudah diambil dan efek sampingnya bisa hilang. Dan untungnya, saat implan ini dilepas, kesuburan akan berjalan seperti biasa.

Ketiga, kondom

Memilih alat kontrasepsi aman seperti kondom memang menjadi pilihan sebagian orang. Inilah alat kontrasepsi yang diklaim paling aman, khususnya untuk wanita yang tidak cocok dengan KB hormonal. Penggunaan kondom hanya sekali saja dan harus digunakan dengan sangat benar dan tepat. Selain itu, kondom juga menguntungkan karena dapat menghindarkan pasangan dari PMS atau penyakit menular seksual.

Keempat, pil KB

Pil KB memiliki dosis yang berbeda. Demi keamanan, biasanya dokter akan membuat resep pil KB dosis rendah. Perlu Anda ketahui bahwa tinggi rendahnya dosis dari pil KB ini tidak mempengaruhi kinerja dari alat kontrasepsi tersebut. Maka dari itu, jika Anda cocok dengan kontrasepsi jenis ini. Sangat baik jika diteruskan tetapi dengan dosis rendah.

Kelima, vasektomi dan operasi sterilisasi

Dua cara kontrasepsi ini merupakan kontrasepsi permanen. Vasektomi merupakan pemblokiran sperma sedangkan operasi sterilisasi dilakukan pada wanita. Karena merupakan kontrasepsi permanen, maka lebih baik dilakukan oleh pasangan yang telah memiliki anak dan sudah tidak berencana menambah momongan lagi.

Keenam, IUD

Alat IUD berbentuk T dan sangat kecil. Efek samping pemakaian alat kontrasepsi ini adalah perubahan mood dan libido dari seseorang. Ini merupakan alat kontrasepsi jangka panjang yang bisa bertahan dalam 5 hingga 10 tahun. Tergantung jenis IUD yang dipilih. Alat kontrasepsi satu ini bisa tidak cocok dengan penderita infeksi panggul.


Bagaimana? Sekarang Anda sudah siap untuk memilih alat kontrasepsi aman untuk keluarga Anda? Jika masih belum ingin KB, bisa baca tips cepat hamil pasutri yang tokcer ini.
Terimakasih atas waktu anda untuk membaca artikel 6 Tips Memilih Alat Kontrasepsi Aman di blog sederhana ini
Facebook Twitter Google+
Back To Top